Langsung ke konten utama

Habiskan Rp 876,7 Miliar, Ini Progres Renovasi Sekolah di Jakarta

Habiskan Rp 876,7 Miliar, Ini Progres Renovasi Sekolah di Jakarta

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta merampungkan renovasi 16 dari 19 gedung sekolah menjadi target pada tahun anggaran 2025. Proyek peremajaan fasilitas pendidikan ini menghabiskan anggaran sebesar Rp 876,7 miliar.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menjelaskan, revitalisasi gedung sekolah merupakan upaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Jakarta.

“Alhamdulillah, dari 19 gedung sekolah yang kami targetkan untuk direnovasi pada tahun anggaran 2025, sebanyak 16 gedung telah selesai 100 persen," kata Pramono dalam keterangannya dikutip Sabtu .

Menurut Pramono, tiga gedung sekolah lainnya masih dalam proses perampungan. Pramono menegaskan renovasi dan revitalisasi jadi salah satu fokus yang akan digencarkan oleh Pemprov DKI. Sehingga tenaga pendidik dan pelajar dapat melakukan kegiatan belajar mengajar dengan yang aman, nyaman, dan modern.

“Tujuannya satu, memastikan setiap anak memiliki lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan modern, sehingga mereka bisa fokus mengukir prestasi terbaik,” kata Pramono.

Program renovasi dan revitalisasi sekolah ini mencakup berbagai jenjang pendidikan di lima wilayah di Jakarta, yaitu Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), maupun Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Di Jakarta Barat misalnya, sejumlah sekolah direnovasi antara lain SDN Tegal Alur 02/04, SMAN 33 Jakarta, SDN Jati Pulo 07, SMPN 130 Jakarta, SDN Kota Bambu 01/02, dan TKN Meruya Selatan. Pemprov Jakarta juga mengalihfungsikan SDN Jati Pulo 08 Pagi menjadi unit sekolah baru (USB) SMPN 298.

Kemudian di Jakarta Timur, renovasi meliputi SDN Pondok Bambu 01, SDN Cakung Timur 02, SMPN 91, serta SDN Pekayon 05/12. Sementara di Jakarta Selatan, renovasi dilakukan di SDN Cilandak Barat 08, SDN Cipulir 11, SDN Gandaria Selatan 03, SDN Lebak Bulus 04, SDN Tebet Timur 07, dan SMPN 15 Jakarta. Pembangunan USB SMPN 299 juga termasuk dalam program tersebut.

Adapun di Jakarta Utara, renovasi dilakukan di SMKN 55 Jakarta. Sedangkan di wilayah Jakarta Pusat, perbaikan sekolah dilakukan pada SDN Petojo Utara 01.

Pramono menerangkan, peningkatan kualitas infrastruktur sekolah menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung kelancaran proses belajar mengajar sekaligus memperluas kesempatan anak-anak Jakarta memperoleh pendidikan yang berkualitas.

“Ke depan, Pemprov DKI Jakarta akan melanjutkan renovasi dan revitalisasi sekolah secara bertahap sesuai dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan,” tandas Pramono.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Seskab Teddy Ungkap Misi Indonesia di MotoGP Mandalika 2026

Indonesia kembali menjadi sorotan dunia melalui penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 9–. Ajang balap motor bergengsi tersebut menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan daya tarik dan kapasitasnya dalam menyelenggarakan event olahraga bertaraf internasional. “Akhir pekan ini, mata dunia tertuju ke Mandalika, Lombok, yang kembali menjadi tuan rumah MotoGP Indonesia 2026 pada 9–,” ucap Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya, Sabtu . Dia menyampaikan bahwa kehadiran dua pembalap muda Indonesia, Mario Aji dan Veda Ega Pratama, menjadi salah satu hal yang patut mendapat perhatian dalam gelaran tahun ini. “2 pembalap muda Indonesia, Mario Aji dan Veda Ega Pratama, siap beraksi bersama para pembalap dunia, membawa semangat dan harapan Indonesia di lintasan balap kelas dunia,” tuturnya. Partisipasi pembalap muda Tanah Air dalam ajang sebesar MotoGP juga menjadi momentum untuk ...

Jakarta Punya 37 Bus Sekolah Khusus Disabilitas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyediakan 37 bus sekolah khusus penyandang disabilitas. Fasilitas tersebut disiapkan untuk mendukung mobilitas anak-anak berkebutuhan khusus melalui layanan transportasi yang terpisah dari bus umum. "Kami sudah menyiapkan 37 unit bus sekolah ramah disabilitas, bus yang hanya untuk disabilitas, tidak untuk umum, dan saya yakin mungkin salah satu di ruangan ini yang sudah memanfaatkan itu, dan ada 10 rute untuk anak-anak keluarga disabilitas," kata Pramono saat memberikan sambutan dalam acara Spekix di Senayan, Jakarta, Sabtu. Pramono mengatakan, pemenuhan hak penyandang disabilitas juga menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah. Hal itu sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta Nomor 4 Tahun 2022. "Sesuai dengan peraturan gubernur pemerintah DKI Jakarta yang ada, nomor 4 tahun 2022, sebenarnya di Jakarta ini harusnya memberikan ruang fasilitas y...